JAKARTA - Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan kulit dan sendi membuat banyak orang mulai memperhatikan asupan nutrisi harian, termasuk dari jenis minuman yang dikonsumsi.
Minuman yang mengandung collagen tinggi menjadi topik yang semakin banyak dicari seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan kulit, sendi, dan jaringan tubuh.
Dilansir dari laman Verywell Health, kolagen adalah protein utama yang menyusun sekitar 30 persen total protein dalam tubuh dan berperan besar dalam menjaga struktur kulit tetap kenyal serta sendi tetap fleksibel.
Tanpa kolagen yang cukup, jaringan ikat akan melemah, sehingga jaringan dan organ tubuh bisa kehilangan kekuatan serta elastisitasnya.
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh mengalami penurunan. Tanda-tandanya bisa terlihat dari munculnya garis halus, kulit yang mulai kendur, hingga keluhan nyeri pada sendi.
Faktor eksternal seperti paparan sinar matahari berlebihan, pola makan tinggi gula, serta kebiasaan merokok juga berkontribusi dalam mempercepat kerusakan kolagen.
Karena itu, selain menjaga gaya hidup, memilih minuman yang tepat dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk membantu mempertahankan produksi kolagen.
Bone Broth atau Kaldu Tulang
Melansir laman Verywell Health, salah satu minuman yang mengandung kolagen secara alami adalah kaldu tulang atau bone broth. Kaldu ini dibuat dengan merebus tulang hewan seperti ayam, sapi, atau ikan dalam waktu lama hingga kolagen dan nutrisi lain larut ke dalam cairan.
Proses perebusan yang panjang memungkinkan jaringan ikat dalam tulang terurai dan menghasilkan gelatin, bentuk kolagen yang lebih mudah diserap tubuh.
Kolagen dalam bone broth membantu menjaga struktur kulit dan mendukung kesehatan tulang serta sendi. Selain itu, kaldu tulang kaya akan asam amino seperti glycine dan proline yang diperlukan tubuh untuk membentuk kolagen baru.
Banyak orang mengonsumsinya sebagai sup hangat, terutama saat cuaca dingin atau ketika tubuh membutuhkan asupan nutrisi tambahan. Dalam beberapa pola makan sehat, bone broth bahkan dijadikan bagian dari menu harian karena kandungan gizinya yang lengkap.
Susu dan Alternatif Nabati
Susu sapi memang tidak secara langsung mengandung kolagen dalam jumlah tinggi, tetapi berperan sebagai sumber protein lengkap.
Protein tersebut menyediakan asam amino penting seperti proline dan glycine yang menjadi bahan dasar pembentukan kolagen. Dengan kata lain, susu membantu menyediakan “bahan baku” agar tubuh dapat memproduksi kolagen secara alami.
Bagi mereka yang intoleran laktosa atau memilih pola makan nabati, susu kedelai menjadi alternatif yang populer. Soy milk menawarkan protein lengkap serta kandungan isoflavon yang mendukung kesehatan kulit dan membantu menjaga hidrasi.
Kombinasi protein dan senyawa aktif dalam susu kedelai turut mendukung proses pembentukan kolagen dalam tubuh. Konsumsi rutin susu atau alternatif nabati dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang yang mendukung kesehatan jaringan tubuh.
Jus Jeruk dan Buah Sitrus
Meski tidak mengandung kolagen secara langsung, jus jeruk termasuk minuman yang berperan penting dalam mendukung produksi kolagen alami. Kandungan vitamin C yang tinggi pada buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit sangat dibutuhkan dalam proses sintesis kolagen.
Vitamin C membantu tubuh mengubah asam amino menjadi kolagen yang siap digunakan untuk memperbaiki dan menjaga struktur jaringan.
Tanpa asupan vitamin C yang cukup, produksi kolagen dapat terganggu dan berdampak pada kesehatan kulit serta sendi.
Mengonsumsi segelas jus jeruk segar setiap hari dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian sekaligus mendukung pembentukan kolagen alami. Pilihan terbaik adalah jus tanpa tambahan gula agar manfaat nutrisinya tetap optimal.
Smoothies Buah Beri
Sebagaimana dilansir dari laman Nakedpress, smoothies buah beri seperti stroberi, raspberry, dan blueberry kaya akan vitamin C serta antioksidan.
Kombinasi keduanya sangat bermanfaat untuk mendukung produksi kolagen sekaligus melindungi serat kolagen dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat mempercepat penuaan kulit.
Smoothies buah beri bisa dikombinasikan dengan yogurt, susu almond, atau bahan sehat lainnya untuk menambah nilai gizi. Minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberi manfaat ganda bagi kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Dengan konsumsi rutin, asupan antioksidan dari buah beri membantu menjaga elastisitas kulit dan mendukung pembentukan kolagen alami.
Jus Sayuran, Teh Hijau, dan Jus Tomat
Jus sayuran termasuk pilihan minuman yang mendukung kesehatan kolagen. Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan seledri kaya akan vitamin C dan antioksidan.
Verywell Health menjelaskan bahwa radikal bebas dapat mempercepat degradasi kolagen, sehingga perlindungan antioksidan menjadi sangat penting. Mengonsumsi jus sayuran tanpa tambahan gula membantu menjaga kandungan nutrisinya tetap maksimal.
Teh hijau juga memiliki peran serupa. Minuman ini kaya akan katekin, senyawa antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi kolagen dari kerusakan.
Verywell Health menyebut bahwa antioksidan memiliki peran dalam menjaga struktur protein tubuh. Dengan mengonsumsi dua hingga tiga cangkir teh hijau tanpa gula setiap hari, perlindungan terhadap serat kolagen dapat ditingkatkan.
Sementara itu, melansir laman Nakedpress, jus tomat mengandung likopen, antioksidan kuat yang membantu melindungi kolagen dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Selain likopen, tomat juga mengandung vitamin C yang mendukung produksi kolagen. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa likopen membantu menjaga kepadatan kolagen pada kulit sehingga kulit tampak lebih kenyal dan sehat. Jus tomat segar tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan minuman sehat untuk dikonsumsi secara rutin.
Menjaga kolagen tidak hanya bergantung pada minuman yang dikonsumsi, tetapi juga pada pola hidup secara keseluruhan. Paparan sinar matahari berlebihan, kebiasaan merokok, dan konsumsi gula berlebih dapat mempercepat kerusakan kolagen.
Olahraga rutin membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga nutrisi tersalurkan dengan lebih baik ke jaringan kulit dan sendi. Asupan protein yang cukup juga penting untuk mendukung pembentukan kolagen baru.
Dengan kombinasi nutrisi yang tepat, konsumsi minuman sehat, serta gaya hidup seimbang, produksi kolagen alami dalam tubuh dapat dipertahankan secara lebih optimal. Upaya ini bukan hanya untuk menjaga penampilan kulit, tetapi juga untuk mendukung kesehatan sendi dan jaringan tubuh dalam jangka panjang.